#2009_dan_2019_apa_bedanya! 5 2019 aku bukan lagi teh Yani penjual boboko bukan lagi si tukang lejet bukan pula si penjual bawang. Kini aku tukang seblak teh Yani si tukang kredit. Alhamdulillah aku dipertemukan dengan orang-orang hebat seperti Alm, Apan Toko sumber Agung, Toko Martin. Toko Aep Saepudin juga Toko Didin Andin mereka orang-orang yang berperan bagi kemajuan hidupku. Paling penting Ceu Mur dia yang menjadi wasillah kelancaran pikiranku untuk bermental baja dan dia lah orang yang kuannggap orang tua ketigaku selain ayah ibuku juga mertuaku. Sungguh jasanya bagiku takan kulupakan hingga hayatku. Aku hanya debu yang di bdntuk menjadi manusia namun Alloh memberikan Takdir bagiku menjalankan kehidupan. Ada sosok Guru yang paling berperan dalam pembentukan tawakal dan tafakur juga mengajarkan Anti menyerah yah dia Alm. Kh. Yayat ponpes Miftahul Hasanah, meski hanya sebentar saja aku belajar di sana namun Alhamdulillah beliau menancapkan dasar kehidupan pada kami muridnya untu...
#2009_dan_2019_apa_bedanya! 4 Tapi semua barang sayuran yang aku pasok ke ceu mur itu semua hasil beli bjkan hasil curian, gak pernah ngendap-ngendap di kebun orang! Lagi pula masih ingat dosa meski udah bergunung- gunung dosa setidaknya jangan membiasakan memberi nafkah haram pada keturunan kita. 2012 awal aku menemukan arah jualan keliling dan jualan beras ditambah mdnjadi pemasok sayuran aku jalankan tanpa mengeluh. Husni mulai masuk Paud, setiap hari pulang jualan keliling cepat-cepat mengantar ke paud Permata Hati daerah sadang. Husni dititip aku kelayaban nyari sayuran ldjet daun paya dan juga lenca, lalu pulang menjemput husni. Sungguh jungkir balik hidupku. Hingga saat itu kaka sepupuku teh Suryani Futry dia mengkreditkan baju, saat itu uwak aku wa Manah butuh kompor Rinei diapesen ke teh suryani taunya dia malah nyuruh kredit ke aku. Dari sinilah aku merintis usaha kredit perabot rumah tangga. Ekonomi berangsur membaik 2013 aku bisa membeli kebun meski cuman 12 tumbak ta...